in ,

Aksi Gandhi, Diamnya Ditakuti (Lanjutan Era Perjuangan Hingga Setelah Kemerdekaan India)

Oleh: Imran Hasyim
Komunitas Suka Film Indonesia (SuFI)

Hal ini menyulut kemarahan pihak keamanan dan memukuli serta menangkapnya. Setelah hampir pemberontakan terjadi di banyak pertambangan oleh para pekerja di Afsel akibat tindakan Gandhi ini, perwira militer Britania Raya yang bertugas di Afsel membebaskannya dari penjara dan Gandhi pulang ke India.

Segala tindakan dan tulisan – tulisannya tentang kesetaraan tentu pula didengar sampai ke India. Kedatangannya di India disambut tokoh – tokoh kongres nasional India diantaranya Jinnah tokoh Islam, Patel dan Nehru dari Hindu. Saat langsung disambut dengan pembahasan tentang kemerdekaan India, Gandhi justru tidak ingin tergesa – gesa dan ingin terlebih dahulu mengenal India lebih dekat dengan istilahnya “jika kita ingin menjadi bagian dari rakyat maka kita harus menjadi seperti rakyat merasakan segala apa yang dirasakan rakyat”.

Karena Gandhi tidak mau kemerdekaan India nanti justru menjadi hanya milik para tokoh elit, bukan rakyat India secara keseluruhan. Dalam mewujudkan pemikirannya tentang bahwa semua makhluk Tuhan adalah sama tanpa kasta, derajat dan golongan. Gandhi mewujudkannya dengan membuat sebuah tempat bermukim bagi segala jenis penganut agama dan segala warna kulit di dalamnya, Gandhi menyebutnya sebagai “Ashram”.

Dalam masa perjuangan kemerdekaan India ini Gandhi melakukan aksi – aksi yang mengubah banyak kebijakan diantaranya:

  1. Aksi Diam Nasional India, pada 6 April Gandhi mengajak seluruh rakyat India pada tanggal itu untuk berpuasa dan berdo’a bersama, menghentikan semua aktifitas atas segala profesi apapun pada hari itu saja. Kontan saja hal ini membuat pemerintahan Britania Raya kebingungan atas terhentinya berbagai kegiatan.
  2. Aksi Membakar Baju Produksi Inggris, Gandhi mengajak seluruh rakyat India mulai memakai baju dari kain hasil pintalan benang dan produksi sendiri. Tentu ini menghentikan arus produksi industri tekstil Inggris.
  3. Aksi Tidak Makan dan Minum I, aksi ini merupakan imbas dari kelompok pejuang kemerdekaan India yang memilih jalan cepat dengan perlawanan kekerasan terhadap instalasi kerajaan Inggris. Maka Gandhi memilih aksi ini hingga semua rakyat menghentikan kekerasan.
  4. Aksi Longmarch Menuju Laut Membuat Garam, Gandhi bersama para pengikutnya melaksanakan longmarch menuju pantai untuk mengajak rakyat India memproduksi garam sendiri sebagai salah satu kebutuhan pokoknya.

Seluruh rangkaian aksi ini merupakan pilihan perjuangan seorang Gandhi, yang percaya bahwa mewujudkan kemenangan bisa tanpa kekerasan. Meskipun Gandhi harus menerima penjara atas konsekuensi setiap perjuangannya ini, bahkan diamnyapun Gandhi sangat ditakuti.

Fase Persemakmuran Inggris
Cita – cita Gandhi sesungguhnya adalah mewujudkan kesatuan Muslim dan Hindu dalam satu India, akantetapi hal ini tidak terwujud. Pakistan akhirnya juga memilih merdeka sendiri sebagai penganut Islam dan India juga merdeka dengan mayoritas Hindunya. Ini cukup disesali oleh Gandhi. dan benar kemudian hingga hari ini konflik Muslim_hindu diantara India dan Pakistan terus terjadi.

Pada fase awal mendapatkan kemerdekaan ini Gandhi melakukan aksi tidak makan dan tidak minum untuk kedua kalinya atas pertikaian Muslim dan Hindu yang pecah baik di India maupun di Pakistan. Film ini menunjukkan kepada kita tentang siapa pengisi perjuangan kemerdekaan, tokoh, kelompok kepentingan yang berperan, dan tentang cara dan pilihan jalan perjuangan dalam merebut kemerdekaan. Gandhi dengan diamnya.(IH)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Pertahankan Tren Positif, Madira FC Gebuk FKIP Demi Tiket Final Four

Tolak UU Cipta Kerja Omnibus Law, Hari Ini BEM-SI Turun Lagi