in

Belajar Asik, Ditengah Pandemic

Oleh: Sofiah Mardiah Mahasiswi Universitas Pakuan Bogor Duta Baca Jawa Barat 2020

Saat pandemic covid-19 ini hampir semua sektor terdampak, salah satunya adalah sektor Pendidikan.

Penulis

Setelah pemerintah menganjurkan untuk karantina #dirumahaja, sektor Pendidikan pun terpaksa mengehntikan kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk menurunkan penyebaran covid-19 yang rentan di sektor Pendidikan.

Semua Lembaga Pendidikan memutar konsep agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung secara efektif walau #dirumahaja. Oleh karena itu, peran orangtua dan guru sangat penting dibangun demi mewujudkan kegiatan pembelajaran yang efisien dan efektif terutama di Lembaga Pendidikan sekolah dasar. 

Disamping tuntutan atas efisiensi kegiatan pembelajaran selama #dirumahaja para guru dianjurkan oleh pemerintah untuk tidak membebankan para murid dengan tugas-tugas yang membludag dan nantinya akan berdampak negative kepada para muridnya.

Namun para guru pun mengalami dilematis akan hal itu, disatu sisi ada tujuan pembelajaran yang harus dicapai oleh para muridnya, namun disisi lain mereka harus memberikan pembelajaran mengenai covid-19 kepada muridnya.

Hal itu ternyata dapat dilakukan oleh para guru, salah satunya yang dilakukan oleh Sekolah  Dasar Tazkia Global Islamic School yang tetap melakukan kegiatan belajar mengajar selama masa pandemic.

Pembelajaran yang dilakukan selama pandemic ini pastinya memerlukan Kerjasama antara guru dan orangtua untuk membantu anak-anaknya mengikuti pembelajaran dan tugas yang diberikan, seperti pembelajaran Bahasa inggris yang dapat diberikan selama pandemic. 

  1. Memberikan video edukasi mengenai covid-19 dengan animasi yang menarik, sehingga anak-anak dengan mudah mengerti dan menyimpulkan atas video tersebut. Tentunya hal ini akan berjalan baik jika para orangtua tetap mengawasi anak-anaknya saat pembelajaran berlangsung, karena kita tahu bahwa anak-anak sangat senang bermain.
  2. Belajar dengan konsep bermain, salah satu permainan yang dapat mengasah kemampuan kognitif anak adalah “guessing word” yang nantinya di videokan dan dikirimkan via google classroom, anak-anak akan lebih percaya diri mengucapkan Bahasa Inggris karena dibungkus dengan konsep bermain.
  3. Belajar menggunakan teknologi dan mengasah kepercayaan diri salah satunya adalah “room tour/house tour” yang dapat dilakukan selama pembelajaran #dirumahaja, anak-anak akan lebih enjoy mengenalkan kamar mereka di depan kamera seperti vlogger handal.
  4. Membuat poster edukasi mengenai covid-19,  anak-anak dengan bantuan orangtua pastinya akan mempelajari bagaimana cara pencegahan covid-19 yang dapat dilakukan dan menuangkannya dalam sebuah poster yang kreatif dan edukatif.

Meskipun selama masa karantina #dirumahaja, pembelajaran harus tetap berjalan dan membuat para murid enjoy dengan materi yang diberikan.(IH)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Zakat Care Line, Inovasi Program ACT Bengkulu Agar Muzakki Gampang Berbagi

Salurkan Bantuan Rp 68,9 M, PKS: Lanjutkan Gotong Royong Bantu Korban Covid-19