in

sukasuka

Cara UKM Bertahan di Masa Pandemi Corona

Oleh: Fiqri Moeffreni Wijaya
Mahasiswa STEI SEBI Depok 

Saat ini Virus Corona sangat memperhatinkan dan telah mencuri perhatian Dunia, bahkan sejauh ini, Indonesia telah mencatat hampir 500 kematian, lebih banyak dari pada negara Asia Tenggara lainnya.

Penulis

Munculnya Virus Corona tentu sangat berdampak pada kehidupan, termasuk para akivitas pelaku bisnis usaha kecil dan menengah atau UKM. Saat ini Work From Home menjadi konsep kerja dimana dapat melakukan pekerjaan di rumah, karna Virus Corona dianggap menghambat proses pekerjaan yang biasanya dilakukan dengan bertatap muka menjadi sulit dilakukan.

Situasi ini menjadi tantangan para pelaku bisnis, para pelaku usaha pasti kesulitan untuk mencapai target-target yang harus dicapai saat perekonomian nasional, selain kesuliatan dalam pencapaian target, pelaku usaha juga akan menunda dalam melakukan ekspansi. Virus corona membuat perekonomian lemah dan sulit melakukan penjajakan produk, palaku usaha baru bergerak untuk melakukan ekspansi setelah wabah ini mereda.

Hal ini menyebabkan keseimbangan keuangan perusahaan terganggu dampak buruk nya, para pelaku bisnis bisa saja gulung tikar akibat dana nya habis sebelum bisnis tersebut berkembang atau pun balik modal, pasar yang lemah akibat dampak virus corona tidak mampu mendongkrak angka penjualan para pelaku usaha, imbas nya pendapatan yag diterima pun tidak sesuai harapan.

Menjalankan bisnis UKM saat perekonomian Indonesia terdampak wabah sangat sulit, pada akhirnya pelaku bisnis harus memikirkan untuk menjaga kondisi perusahaan nya agar tetap prima. Untuk mengatasi persoalan ini. Pelaku bisnis bisa menjalankan sejumlah strategi agar bisnis berjalan dengan lancar, di tengah ancaman ekonomi akibat corona.

Para pelaku bisnis harus memastikan cashflow terjaga dengan sehat, arus kas adalah salah satu unsur yang paling penting dalam berbisnis, suatu bisnis harus mampu mengelola uang secara optimal dan baik, jika tidak maka resikonya adalah kebangkrutan. Untuk itu penting bagi para pelaku bisnis untuk menjaga kondisi arus kas agar tetap seimbang, pengelolaan arus kas dapat menentukan hidup dan mati nya bisnis.

Rencanakan ulang pendapatan dan pangkas anggaran biaya dalam bisnis adalah sebuah outline yang sengaja dibuat untuk mengorganisir bisnis mereka sesuai dengan budget atau pengeluaran yang diperlukan. Langkah ini perlu dilakukan terutama untuk mengevaluasi kinerja bisnis. Membuat rencana anggaran biaya terbilang sangat penting untuk mengkalkulasikan seluruh anggaran yang akan dilakukan dalam periode selanjutnya, tanpa ada nya rencana pelaku bisnis akan merasa kesulitan dalam menentukan biaya modal yang akan dikeluarkan dan target yang akan dicapai nya.

Para pelaku bisnis harus memanfaatkan media social sebagai channel utama pemasaran. Di tengah himbauan social distancing media social dapat menjadi salah satu cara dalam mempromosikan produk dan usaha yang dimiliki. Saat ini banyak para UKM di Indonesia yang saat ini saling membantu memasarkan usaha, dengan aktif meceritakan produk, memberikan promo hingga meminta bantuan untuk mempromosikan usahanya.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Ramadhan Bersama Corona Jangan Takut Daganganmu Tak Laku, Coba Begini Strategi Pemasarannya !

STRATEGI MANAJEMEN BRANDING PRODUK SETELAH VIRUS CORONA