in

Dari Atap Yatim Menuju Ke Pelosok Dunia

smart city with checkpoints communication network

Penulis : Hadi Faisal

ATAP YATIM adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh Ustadz Abdul Aziz Darmawan. Berawal dari ketidak tenangan beliau menjadi sebuah karyawan yang di batasi ruang lingkupnya. Maka beliau memilih menempuh jalan berwirausaha dan mendirikan pesantren Pondok Pesentren Al Quran Bina At-taufiq.

Banyak usaha-usaha yang beliau lakukan dari ternak lele, jual madu Sumbawa, cilok dan travel umroh. Namun tidak semua berjalan lancar. Pasang surut usaha telah beliau lalui hingga pada akhirnya beliau memfokuskan kepada bisnis cilok, madu Sumbawa dan travel umrah. Dan usaha-usah yang dijalani ini berfokuskan untuk membiaya kebutuhan santri dan pondok pesantren.

Tidak hanya mencari keuntungan dalam bisnisnya tapi Ustadz Abdul Aziz Darmawan memberikan beasiswa gratis 100%. Untuk seluruh santri di pondok pesantren, bahkan setiap harinya di beri uang saku. Prinsip beliau dalam menjalani bisnis dan sebagai pendiri pesantren, bahwa anak-anak yang dibina ini tidak akan mengurangi rejeki kita. Bahkan semakin kita banyak memberi semakin banyak juga yang kita dapat. inilah prinsip bagi seorang Ust Abdul Aziz Darmawan.

Yang beliau lakukan ini termasuk dalam Sociopreneur. Yang mana kegiatan ekonomi atau bisnis yang berbasis sosial. Dalam arti lain sosialpreuneur ini adalah bisnis yang dijalankan dengan menerapkan prinsip-prinsip sosial. Sosialpreuneur ini sangatlah membantu di lingkungan masyarakat bahkan bisa besar skala nasional nantinya.

Dari apa yang beliau telah lakukan selama ini. Beliau mempunyai harapan besar kepada para santri yang beliau bina di pondok pesantren Al Quran bina Attaufiq Yayasan Atap Yatim. Yaitu “Dari Atap Yatim Menuju Ke Pelosok Dunia“.

Dalam artian beliau punya harapan kelak nanti santri-santri di pondok ini dapat merubah peradaban dimanapun mereka berada.

Semoga sedikit kisah ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita. Yang masih belum mampu memberikan manfaat bagi banyak orang dalarn hidup. Karena kisah ini mengajarkan kita bahwa berbisnis itu tidak selalu memikirkan profit.

Tetapi seimbangkan profit dengan benefit. Closing statement dari saya ” Want to be a useful person, not make use of People“.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Ilustrasi-rencana-bisnis

Berawal Bisnis Menjadi Sosial

Mantap Maju Pilbup Seluma 2020, Edison Simbolon Kembalikan Berkas Pendaftaran Calon Bupati Ke DPD PKS