in ,

Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional, Prodi Ilmu Kelautan UNIB Kenalkan Triple Atractor Multifunction

Linkkan.com – Provinsi Bengkulu menjadi tuan rumah penyelenggaraa Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (GTTGN), Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Bengkulu memamerkan karya salah satu Dosen Ilmu Kelautan yaitu Triple Atractor Multifunction disingkat dan disebut TAM.

“Kami dari Prodi Ilmu Kelautan mencoba berkontribusi di stand UNIB pada GTTGN di rumah sendiri (Bengkulu), rekan Dosen Kami Pak Ali Muqsit membuat Inovasi TAM (Triple Atractor Multifunction) merupakan alat bantu penangkapan dan pengkayaan stok yang memiliki tiga bagian utama diantaranya, Bagian atas terdapat rumpon dari pelepah kelapa sebagai daerah fishing ground ikan, Bagian tengah terdapat atraktor sebagai tempat cumi-cumi berpijah atau menempelkan telurnya, dan bagian akhirnya, Bagian bawah terdapat bubu dengan konstruksi pipa paralon sebagai tempat penangkapan lobster,” jelas Dosen Ilmu Kelautan UNIB Person Pesona Renta Menjelaskan sedikit tentang inovasi Karya rekan seprofesinya itu.

Pada stand UNIB nomor 91 di GTTGN ini juga ada selebaran informasi tentang manfaat TAM, manfaat dari atraktor cumi-cumi ini yaitu antara lain, Berperan sebagai terumbu buatan, sehingga dapat membentuk suatu ekosistem baru, Sebagai alat pengumpul cumi-cumi dan tempat cumi-cumi melepaskan telurnya, Pemandangan bawah air dengan hamparan telur cumi-cumi, Juga dapat menjadi daerah asuhan dan pembesaran, dapat berkembang menjadi daerah penangkapan yang potensial cumi-cumi, dan Meningkatkan keterampilan masyarakat pesisir dalam pengembangan mata pencaharian alternatif yaitu budidaya cumi-cumi, dan lobster.

Selain dari Prodi Ilmu Kelautan, di Stand UNIB juga dipamerkan varietas cabe baru, alat ukur kelembapan tanah,  attractor cumi,  rumpon, bubu,  pot dari limbah sawit, dan masih banyak lagi. Ayo Datang ke lokasi GTTGN di Sport Center tgl (21/09) s/d (25/09) juga ada Booth pameran dari 34 Provinsi yang menampilkan inovasi teknologi tepat guna unggulan masing-masing daerah se-Indonesia.

Gelar TTG Nasional dilaksanakan sejak tahun 1999. Melalui Perpres 165 dan Perpres 12 tahun 2015. Kememerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjadi leading sector untuk Gelar TTG _ Nasional terhitung sejak 2015 Ialu.(IH)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Buka Aksi Cinta Pantai, Gubernur Ajak Terus Jaga Kebersihan Pantai Panjang Bengkulu

Refreshing, Santri RTBI Wisata Hutan Mangrove