in

Legenda Sepakbola Indonesia Wafat Di Lapangan, Ini Tanggapan Fun Footbal Family FC

Linkkan.com – Innalillahi waa innailaihii raajiuun. Dunia sepakbola Indonesia berduka. Salah satu legenda sepakbola kita Ricky Yacobi wafat ditengah fun football yang digelar di lapangan A senayan Jakarta.

Alm Ricky Yacobi

“Kami dari keluarga besar Fun Football Family FC (Fun FFC) turut berduka cita dan mendoakan Beliau mendapat tempat terbaik, jasa Sang Legenda untuk dunia persepakbolaan Indonesia sangat banyak memberikan kemajuan modern Football seperti saat ini,” ucar Asgaft mewakili keluarga besar Fun FFC menyampaikan belasungkawanya.

Asgaft “The Kiper”

Fun FFC sebagai komunitas penggiat sepakbola yang tiap pekan menggelar fun football di Jabodetabek. Tentu terkejut mendengar wafatnya Legenda Sepakbola tanah air di tengah lapangan juga saat Beliau (Almarhum) mengikuti fun football dengan komunitasnya. Tentu juga peristiwa ini harus bisa diambil hikmahnya.

Asgaft menambahkan, “Wafatnya Bang Ricky Yacobi ini tentu jadi pembelajaran buat kita, karena wafatnya saat sedang di lapangan, meskipun kita tau ajal itu udah ada ketentuannya, jadi kita berusaha dan yang paling penting jaga dan saling  ingatkan soal kesehatan. Semua wajib pemanasan dulu sebelum fun football & kalo lagi kurang fit/capek gak usah maksain. Kita main fun & silaturahim aja yang utama,” tutupnya.

Ricky Yacob (lahir di Medan, Sumatra Utara, 12 Maret 1963 – meninggal di Jakarta, 21 November 2020 pada umur 57 tahun) adalah seorang mantan pemain sepak bola Indonesia. Masa keemasan Ricky Yacob terjadi pada paruh kedua dekade 1980-an. Karier sepak bolanya banyak dihabiskan bersama klub Arseto Solo.

Selain itu ia pernah memperkuat PSMS Medan sewaktu merebut Piala Suratin. Ia selalu bersaing dengan Bambang Nurdiansyah (Krama Yudha/Pelita Jaya) untuk memperebutkan satu tempat di tim nasional. Kini, Ricky Yacob lebih dikenal dengan nama Ricky Yacobi, ejaan nama yang diperolehnya saat bermain di Liga Jepang.

Selama bermain di Indonesia, Ricky tidak pernah membawa klubnya menjadi juara (Galatama/Liga Indonesia). Namun, ia sempat dua kali turut mempersembahkan medali emas SEA Games pada tahun 1987.(IH)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Gilas exRafah 4 Gol Tanpa Balas, Alumni HK Makin Tua Makin Jadi

Berhasil Bangung Kota, Tokoh Pemuda Binduriang Doakan Helmi Hasan Gubernur Provinsi Bengkulu