in

Manajemen Strategi Dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan Bisnis

Oleh : Nusaibah Farah

Linkkan – Persaingan bisnis yang kian cepat di era digital memerlukan persiapan yang matang dan penerapan strategi yang tepat agar tetap eksis dan menjadi bisnis yang kuat.

Bagaimanapun juga tujuan dalam berbisnis adalah untuk mencari keuntungan agar dapat bertahan dalam kurun waktu yang panjang. Perubahan persaingan bisnis terjadi terus menerus seiring perkembangan zaman dan teknologi, sehingga pendekatan manajemen terhadap situasi tersebut harus mengalami pembaharuan. Karena kurangnya penekanan terhadap masa depan, maka dibutuhkannya perencanaan jangka panjang. Perencanaan jangka panjang ini difokuskan untuk meramal masa depan dengan menggunakan sarana ekonomi dan teknologi.

Ironi perubahan yang terjadi mempersulit perusahaan dalam hal perencanaan. Perusahaan dapat memberikan reaksi terhadap perubahan yang terjadi atau memberikan inovasi dan membuat perubahan. Perusahaan besar (First Mover/Pioneer) cenderung memberikan reaksi terhadap perubahan, dikarenakan mereka telah menguasai pasar. Sedangkan perusahaan Second Mover membuat produk serupa yang sudah teruji dipasaran dan akan melakukan hal serupa ketika perubahan terjadi.  Second Mover akan menawarkan harga lebih rendah dan bermain divalue marketing.

Perencanaan merupakan bagian dari manajemen strategi. Menurut David Proses manajemen strategi terdiri dari tiga tahapan, yaitu perumusan strategi (strategy formulation), pelaksanaan strategi (strategi implementation) dan evaluasi strategi (evaluation strategy).  Pada tahapan perumusan strategi, perusahaan membentuk visi dan misi untuk menentukan cita-cita perusahaan yang akan dicapai, mengidentifikasi peluang dan pesaing pada bisnis sejenis, meriset kekuatan, peluang dan kendala internal perusahaan. Tahapan pertama ini untuk menyusun rencana jangka panjang.

Tahapan pelaksanaan strategi memerlukan tujuan dan capaian tahunan, meningkatkan mutu SDM dan kekuatan tim, dan mengalokasi sumber daya. Pada tahap ini merupakan penerapan teori menjadi action. Dan tahapan yang terakhir yaitu evaluasi strategi. Manajer harus mengetahui strategi mana saja yang sudah diformulasikan tidak berjalan dengan baik bahkan stagnan. Manajer mereview faktor internal dan eksternal yang menjadi penyebabnya, mengukur performa dan mengambil keputusan perbaikan.

 Ketika ketiga hal tersebut bila diimplementasikan didalam bisnis, dengan penyusunan jangka panjang hingga evaluasi bisnis maka perusahaan akan bebenah dengan perubahan yang terjadi. Menanggapi perubahan lebih tenang dan bijak mengambil keputusan.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Meningkatkan Keunggulan Bersaing UMKM Melalui Manajemen Strategik

Pengembangan Manajemen Strategi