in

kerenkeren

Permenkumham RI no 18 tahun 2019, PK BAPAS Siap Cabut PB/CB Klien Pemasyarakatan Yang Melanggar.

Linkkan.com – Diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) RI No 18 tahun 2019 merupakan perubahan atas Permenkumham No 3 tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Bersyarat, Cuti Menunjungi Keluarga, Cuti Menjelang Bebas, dan Pembebasan Bersyarat. Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) mendapatkan penguatan untuk pelaksanaan pencabutan PB dan CB terhadap Klien Pemasyarakatan yang melanggar dalam masa pembimbingan dengan PK.

“PB, CMB maupun CB merupakan bentuk pengalihan pembinaan WBP, yang semestinya di dalam lembaga pemasyarakatan menjadi diluar lembaga pemasyarakatan berupa pembimbingan di Balai Pasyarakatan, selama menjadi klien Bapas ada tatib yg harus dipatuhi oleh klien tersebut. Apabila dilanggar maka status PB, CMB dan CB nya dapat dicabut, sebagaimana tertera pada pasal 139 Permenkumham no 18 tahun 2019 perubahan atas pemenkumham no 3 tahun 2018. Perbedaan Dalam hal usul pencabutan disetujui oleh dirjenpas maka sk pencabutan dapat dicetak di bapas dengan tanda tangan elektronik dirjen atas nama menteri pasal 143 ayat (6) pemenkumkam no 18 tahun 2019,” ujar PK Muda Bapas Bengkulu Wihatman Wasil menanggapi terbitnya Permenkumham 18 tahun 2019.

Dengan adanya Permenkumham ini, Bapas Bengkulu akan melaksanakan penindakan terhadap Klien Pemasyarakatan yang sesuai isi pasal 139 permenkumham 18, yaitu Pencabutan Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138 dilakukan berdasarkan: a. syarat umum, melakukan pelanggaran hukum dan ditetapkan sebagai tersangka/terpidana; dan/atau b. syarat khusus, yang terdiri atas :
1. menimbulkan keresahan dalam masyarakat;
2. tidak melaksanakan kewajiban melapor kepada Bapas yang membimbing paling banyak 3 (tiga) kali berturut-turut;
3. tidak melaporkan perubahan alamat atau tempat tinggal kepada Bapas yang membimbing; dan/atau
4. tidak mengikuti atau mematuhi program pembimbingan yang ditetapkan oleh Bapas.

Juga pada pasal 143 angka 6, bahwa keputusan Pencabutan dapat dicetak langsung di kantor Bapas.(IH)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Bikin Rekor MURI, Insan Pemasyarakatan Se-Indonesia Persembahkan Tari Kolosal “Indonesia Bekerja”

Hari ini, Dua Film Dari Buku Karya Pramoedya Anantatoer Tayang Di Bioskop