in

Pertahanan UMKM Terhadap Bencana Dunia Pandemi Covid-19

Oleh : Wirdatil Husna (Mahasiswa STEI SEBI)

TIDAK dapat dipungkiri bahwa ditengah bencana covid 19 ini telah melumpuhkan beberapa sektor di Indonesia, salah satunya adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pada masa krisis ekonomi sebelumnya  baik krisis 1998 maupun 2008UMKM masih dapat bertahan dengan baik bahkan cenderung stabil, namun saat bencana ini, UMKM bahkan seakan tidak dapat berkutik banyak karena pemmasok bahan juga mengalami goncangan ekonomi yang hebat. Sektor UMKM saat ini sangat kelimpungan menghadapi bencana dunia covid 19 yang membuat bisnisnya terhambat bahkan cenderung tidak selamat.

Menurut Kepala Ekonomi PT Bank Negeri Indonesia (BNI) Ryan Kiryantoo beberapa sektor sangat terpukul akibat Covid 19 ini, dimana didalamnya ada sektor UMKM. Kriyanto memberikan tips – tips bagi UMKM agar dapat bertahan dalam pandemi covid 19. Tips tersebut ia sampaikan dalam acara diskusi online Forwada bertajuk “Update UMKM : Jurus Bertahan Selama Pandemi Covid 19”, Selasa (5/5/2020)

Tips yang pertama menurut Kiryanto adalah fokus pada kebutuhan konsumen. Hal ini sangat diperlukan dalam menjaga kestabilan penjualan dan selalu memberikan performa yang terbaik untuk konsumen. Kedua terus melakukan inovasi dan kreasi baik untuk produktivitas maupun service pelayanan. Hal ini juga sangat dibutuhkan oleh pelaku bisnis karena pada masa sekarang masyarakat tidak cendrung pada satu kreasi bisnis, melainkan kebanyak bisnis yang dirasa unik dan terkini.

Kemudian tips selanjutnya adalah kembangkan penelitian dan analisis yang baik ketika daya tahan mulai melemah. UMKM harus selalu kreatif dan tidak diperbolehkan berpuas diri, alasannya yaitu persaingan dimasa pandemi ini semakin ketat dank eras, sehingga harus pasang tenaga dan fikiran agar bisnis yang dijalankan tidak mengalami pemeerosotan grafik atau tidak stabil.

Melakukan silaturahmi dengan para pelaku UMKM disarankan sebagai sarana mengembangkan jejaring bisnis dan wadah kolaborasi antar bisnis lainnya.

UMKM sangat membutuuhkan penggebrakan yang ampuh agar usaha yang dijalankan tidak terhambat atau aman melalui bencana covid 19 ini. Yaitu :

  1. Kreativitas tanpa batas. Ini menjadi kunci penting dalam menghadapi pandemi yang diduga bencana ini tidak pasti kapan berakhir. Tidak perlu khawatir dalam menghadapinya, cukup lakukan onovasi dan penyesuaian pada kebutuhan masyarakat
  2. Memastikan arus kas pada bisnis aman dan sehat, karena apabila arus kasnya tidak baik maka bisnisnya pun akan mudah tergoncang.
  3. Pelaku UMKM harus memahami perubahan sikap dan kebutuhan konsumen. Konsumen tidaklah mengilang dalam bisnis kita, melainkan terjadinya perubahan kebutuhan pada konsumen dimasa pandemic ini, sehingga pelaku UMKM harus peka dan memahami strategi selanjutkan dalam implementasi kreatif dan inovatif
  4. UMKM agar dapat bertahan dengan baik mestinya melakukan kolaborasi antar pelaku UMKM karena dapat menyatu padukan inovasi yang dimiliki dan dapat menjadii kuat apabila kolaborasi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan pasar konsumen.

Setelah melaksanakan strategi pertahanan UMKM terhadap pandemi covid 19 diatas kita dapat mengimplementasikan dalam bisnis yang dijalankan, dengan memanfaatkan fitur online pada era sekarang dapat meringankan sedikit masalah yang dihadapi para pelaku UMKM dengan  menggunakan marketplace atau social media yang tersedia.

Dalam masalah keuangan pelaku UMKM harus menjaga ketersediaan dana untuk pembayaran dan pembiayaan baik modal maupun beban produksi.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Perkembangan Ekonomi Syariah Di Padang Pariaman Sumatra Barat

UMKM Harus Fokus di Digital Jika Ingin Bertahan di Masa Pandemi Covid-19