in

Ramadhan Bersama Corona Jangan Takut Daganganmu Tak Laku, Coba Begini Strategi Pemasarannya !

Oleh: Widya Nur Azizah
Mahasiswi STEI SEBI

Dalam kegiatan berwirausaha pasti setiap pembisnis kecil, menengah dan seorang pengusaha akan terus melakukan strategi pemasaran produknya yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Penulis

Karena apabila suatu perusahaan dan usaha wiraswasta tidak menerapkan sistem strategi pemasaran yang tepat dan tidak sesuai dengan bisnis yang dijalankan, maka akan mengakibatkan kesulitan dalam penjualan suatu produk dibidangnya.

Contoh penerapan strategi pemasaran yang salah dan memberikan dampak penurunan dalam penjualannya yaitu seperti burger king kesalahannya di dalam iklan kalimat “Buka mulutmu dan katakan ahhh, Burger king punya suguhan spesial untukmu. Cheeseburger sepanjang tujuh inci yang menggoda untuk kamu hisap.” Seolah-olah mengandung unsur muatan seksual (2009).

Menjelang bulan Ramadhan tiba pasti banyak sekali momen selama sahur hingga berbuka puasa. Banyak masyarakat yang melakukan ngabuburit pada sore hari untuk membeli produk bisnis saat ingin berbuka puasa.

Namun saat ini kondisi Indonesia masih mengalami wabah corona karena beberapa pemerintah daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur memberi himbauan kepada masyarakat agar melakukan aktivitas bekerja, belajar dan beribadah di rumah saja.

Hal ini dilakukan untuk memutuskan rantai penyebaran virus corona dan melakukan pencegahan agar tidak bertambahnya angka yang terjangkit positif corona. Selain itu sejumlah perusahaan sudah menerapkan kebijakan work from home kepada karyawannya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu banyak melakukan aktivitas di luar rumah seperti keramaian orang-orang yang melakukan olahraga pada hari minggu pagi, mendatangi tempat kuliner yang ramai, pergi ke luar kota atau luar negri untuk berlibur.

Sehingga masyarakat harus dapat mengisolasikan diri dari keramaian di luar dan tetap di rumah saja. Oleh karena itu, menjadi tantangan besar yang harus di hadapi oleh setiap pembisnis kecil, menengah dan seorang pengusaha dalam memasarkan produk bisnisnya menjelang ramadhan tiba di tengah wabah corona ini, diantara lain :

Delivery Order Produk, dengan adanya delivery order produk sangat memudahkan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya menjelang Ramadhan tiba ditengah wabah corona ini. Delivery order produk bisa berupa barang, makanan atau minuman dengan cara memesan lewat aplikasi gojek, grab, dan ojek pangkalan maupun jasa antar paket seperti JnT express, JNE express, si Cepat, Wahana.

Door to Door Perumahaan, menjual produk bisnis ke konsumen secara langsung melalui door to door ke perumahan sangat mempermudah konsumen untuk membeli produk agar tetap di rumah saja.

Memasukkan produk sebagai sembako, memasukan produk sebagai sembako yang akan di distribusikan kepada warga dengan kerjasama melalui RT/ RW setempat. Dengan cara melakukan pendataan secara detail ke setiap rumah warga yang memiliki persyaratan seperti lansia, warga yang sudah di phk, warga yang memang sangat membutuhkan bantuan atau dalam kondisi prihatin ( miskin ) dari ketua RT/RW setempat. Jadi harus merata dan adil dalam pembagian produk sembakonya karena di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini menjadi ladang kebaikan untuk membantu sesama umat muslim.

Retailer Resmi, pendistribusian produk bisnis kepada konsumen biasanya dilakukan dengan menjual secara eceran. Retailer resmi bisa berupa warung, toko kelontong, dan pasar swalayan. Sehingga dapat membantu konsumen untuk menyetok produk dalam memenuhi kebutuhannya menjelang Ramadhan tiba ditengah wabah corona ini.

Media Sosial, sebagai alat bantu untuk memasarkan suatu produk bisnis yang ditawarkan oleh perusahaan dan usaha wiraswasta kepada konsumen. Semua informasi seperti harga produk, periode promo, informasi hiburan atau peristiwa penting yang diselenggarakan di area perusahaan dan usaha wiraswasta berkaitan dengan produk yang akan diunggah atau disebarkan melalui Instagram, facebook, whatsapp, shopee, Tokopedia, bukalapak, blibli, dan aplikasi platform lainnya.

Promosi Poduk, suatu produk bisnis yang dapat menarik perhatian konsumen yaitu dengan melakukan promo menarik seperti buy 2 get 1 free, beli 3 dapat diskon 70%, dan promo paket hemat Ramadhan maka dengan begitu konsumen akan tertarik untuk membelinya walaupun awalnya tidak ada niat untuk membeli. Kemudian produk yang sudah mendekati tanggal kadaluarsa ditempatkan pada lokasi strategis dan diberi label dengan harga yang lebih murah. Sehingga akan memberikan peluang meningkatkan minat konsumen untuk membeli.

Dengan menerapkan strategi pemasaran produk bisnis menjelang Ramadhan tiba ditengah wabah corona ini, menjadi peluang besar untuk terus meningkatkan penjualan produk dari setiap perusahaan dan usaha wiraswasta. Faktor penyebab strategi pemasaran produk itu kemungkinan delivery order produk, door to door ke perumahan, memasukkan produk sebagai sembako, retailer resmi, media sosial, dan promosi produk.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Hadapi Pembaharuan Teknologi, Ini Manajemen Strategi Yang Harus Dilakukan Perusahaan

Cara UKM Bertahan di Masa Pandemi Corona