in

kerenkeren sukasuka

Sadar Perbuatannya Salah, Anak Mencuri Buah Sawit PTPN VII Bebas Melalui Diversi

Bapaslu – Setelah sadar bahwa perbuatannya salah. Anak-anak pelaku pencurian buah sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII dibebaskan dalam upaya Diversi di Kepolisian Sektor Seluma.

Dok Humas Bapaslu

Keempat wajah anak-anak itu tidak dapat menyembunyikan raut bahagia. Mereka bernafas lega, karena proses diversi yang diupayakan oleh PK Madya Umi Krisna Sandhora beserta Tim PK dari Bapas Bengkulu dan penyidik Polres Seluma di Aula Polres Seluma, Senin (14/07) membuahkan hasil.

“Alhamdulillah atas kordinasi kami dengan Polres Seluma dan pihak PTPN VII sebagai korban tercapailah kata sepakat semua pihak untuk berdamai. Kunci diversi ini adalah para anak ini terlebih dahulu menyadari kesalahannya, mau meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi ditandatangani di kertas bermaterai,” ujar Ummi Krisna Sandhora PK Madya yang mendampingi anak-anak dalam upaya Diversi ini.

PTPN VII Seluma sebagai korban bersedia memaafkan keempat ABH (anak yang bermasalah dengan hukum) itu dengan alasan pelaku masih anak-anak, sebagian dari mereka masih sekolah dan nilai kerugian dari tindak pidana pencurian sawit yang mereka lakukan di bawah UMR.

Proses diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana, sebagaimana disebut dalam Pasal 1 angka 7 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA).

UU SPPA secara substansial telah mengatur secara tegas mengenai keadilan restoratif dan diversi yang dimaksudkan untuk menghindari dan menjauhkan anak dari proses peradilan sehingga dapat menghindari stigmatisasi terhadap ABH dan diharapkan anak dapat kembali ke dalam lingkungan sosial secara wajar.(ART)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Ikrar Dan Tandatangani P4GN Di Masa Corona, Pegawai Bapaslu Perang Lawan Narkoba

100 Hari Pertama KaBapaslu, Kordinasi Dan Konsolidasi Adalah Kunci Maju Kedepan