in

marahmarah sedihsedih kerenkeren ngakakngakak sukasuka kagetkaget

Surat Terbuka Bagi Pemerintah Tercinta, Tentang “Polemik” Buka-Tutup Masjid

Oleh: KH. Muhammad Syamlan 
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Bengkulu
Penulis

بسم الله الرحمن الرحيم

Alhamdulillah, wasshalaatu wassalaamu ala Rasulullah..

Semoga Bpk2 Ibu2 Sdr2 sekalian sehat wal afiat dan diberkahi Allah..

Seiring dengan kian dekat/tibanya Bulan Ramadhan, ternyata Gelombang Seruan dan Himbauan untuk shalat di rumah saja kian terus dilakukan.

Tinggal satu harapan. Kami mohon kepada Gubernur, Bupati/Walikota, Polisi, TNI, Kemenag, dan semua fihak yang berwenang maupun yang tak berwenang di Provinsi Bengkulu ini, agar:

Jangan dilarang orang-orang yang masih mau shalat di masjid. Jangan dilarang Shalat Jum’at. Jangan dilarang Shalat Tarawih. Jangan dilarang adzan. Dan, jangan sampai masjid ditutup.

Tinggal itulah harapan kami. Silahkan semua pihak menyerukan dan menghimbau masyarakat shalat di rumah masing-masing, demi kesehatan. Tapi, sekali lagi mohon jangan dilarang yang masih mau shalat di masjid. Jangan sampai mereka ditangkap. Jangan dihina. Jangan diremehkan. Jangan diusir. Jangan didiskreditkan. Jangan pula dibilang penyebar virus.

Kemungkinan berkat doa-doa mereka kita masih dilindungi oleh Allah. Bayangkan, andaikan tak ada lagi yang melangkahkan kaki ke Masjid. Masjid terkunci dan suasana jadi sangat sepi, apa kira-kira yang bakal terjadi?

Semoga Allah melindungi kita semua..

Marhaban Ya Ramadhan..
حسبنا الله ونعم الوكيل

Hamba Allah

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Warga Bengkulu Jangan Khawatir, WBP Asimilasi Di Rumah Diawasi Aparat Penegak Hukum

Bagaimana Seharusnya, Masyarakat Hadapi Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19 ?