in ,

The Samurai Banners, Simbol Kesetiaan Samurai

Resume Film The Samurai Banners
Oleh: Imran Hasyim (Suka Film Indonesia-SUFI)

Linkkan.com – Sesuai dengan judulnya yang bisa diartikan spanduknya para Samurai atau pendekar Jepang. Pada abad ke-16 Jepang disibukkan dengan perang saudara antara para raja – raja kecil yang dikelilingi ronin samurai guna merebut atau mempertahankan kuasa wilayahnya.

wikipedia pict

Maka dalam tiap scene film ini tidak pernah luput dari spanduk, bendera yang dipenuhi simbol bagi pasukan samurai. Tidak saja terlihat saat dibawa oleh para pasukan sepanjang perang, tetapi juga simbol – simbol ditonjolkan pada scene di dalam kerajaan. Spanduk, bendera atau umbul-umbul sarat makna sangat menonjol terlihat dalam tiap scenenya. Permainan warna dan artistik gambar tampak mencolok dari film – film samurai lainnya.

Tidak hanya pada simbol dan bendera yang menonjol, pakaian perang yang digunakan juga cenderung lebih berwarna pada film ini. Ini mnurut siswa merupakan nilai plus dari sebuah film bergenre perang, dimana unsur artistik pada ornamen film cukup dominan mencuri perhatian penonton film ini. Pakaian perang samurai dalam film ini menunjukkan detil yang sangat berbeda dan tidak biasa saja.

Penonjolan aksesoris film ini mampu menyempurnakan kesan klasik film ini. Film berdurasi lebih dari dua jam ini, tidak bisa dibilang sebagai film dengan genre perang action 100% seperti film – film perang atau action lainnya. Pada film ini bahkan dua pasukan yang sudah lengkap dengan perlengkapan perang dan panji – panji perangnya bisa saja batal tidak jadi berperang.

Sehingga inilah keunikan film ini. Penonton akan dihadapkan pada situasi dimana perang tidak hanya soal saling berhadap – hadapan ditanah lapang, tetapi juga bisa terjadi dalam berbagai situasi, begitu digambarkan pada film ini. Dalam film ini didominasi dengan berbagai taktik dalam memenangkan sebuah perang. Tidak selalu tentang pasukan yang saling bertempur dimedan perang.

Akantetapi film ini menjelaskan tentang taktik dan strategi menang sebelum berperang. Negosiasi, penawaran bahkan perundingan yang berujung damai bisa saja menjadi kemenangan yang tertunda bagi satu kelompok yang teliti mengkalkulasi kekuatan. Disini menariknya film ini, meskipun dibuat bosan dan menunggu aksi perangnya, tapi kita dikejutkan atas pilihan apa yang dilakukan sebelum berperang.

Satu strategi negosiasi menarik dimana dipamerkan oleh sepasukan kepala-kepala musuh prajurit yang berhasil dikalahkan demi membuat lawan mengalah. Ini satu dari banyak pilihan taktik negosiasi dan gretakan sebelum mulai pertempuran. Unsur lain dari film ini tentu kehadiran wanita, tawanan wanita dari Ayah yang dibunuh oleh raja dan dipermaisurinya hinga memiliki anak.

Menjadi pemanis sepanjang film ini. Maka dua hal yang bisa diambil pelajaran dari film ini selain kekuatan simbol dan panjipanji dalam peperangan adalah juga:

1. Pemimpin Butuh Penasihat Peran seorang ronin samurai Kansuke dipilih menjadi penasihat raja. Meskipun memiliki kekurangan secara fisik jalannya yang pincang dan mata sebelahnya yang terluka. Kesungguhan dan kepercayaan raja kepadanya menjadikannya memiliki power dalam hampir setiap keputusan yang akan diambil oleh raja. Setiap nasihatnya selalu menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan raja. Disini terlihat jelas seorang pemimpin juga butuh penguat dalam setiap pengambilan keputusannya.

2. Kesetiaan Samurai Pada Tuannyany Pelajaran kedua disini kita melihat kesetiannya seorang ronin samurai yang dipilih raja. Hingga titik darah penghabisan dikorbankan seluruh daya dan jiwanya kepada raja. Siapapun yang menghalangi raja maka ia menjadi yang terdepan membela. Bahkan perasaan hatinya terhadap permaisuri raja harus dia telan dalam kepahitan rasa dalam dirinya. Maka disini kesetiannya samurai sudah melalui tahapan ujian tertinggi, yaitu soal hati yang harusnya tak bisa dibohongi.(IH)

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Memanas Jelang Hari Pencoblosan Pilkada Bengkulu, MPW PP: Ada Yang Mencatut Nama Pemuda Pancasila

Dapat Ucapan Selamat Milad dari Gubernur DKI Jakarta, FOSPEK-HK Diharapkan Kontribusi Bagi Ummat, Bangsa dan Negara