in

Tips Bagi UMKM Untuk Menciptakan Blue Ocean Pada Bisnisnya

Oleh : Hadi Faisal (Mahasiswa STEI SEBI)

Persaingan bisnis memang harus disiasati dengan cara yang tepat agar kamu bisa memenangkannya. Tak sedikit bisnis yang gulung tikar karena kalah dalam persaingan pasar. Agar bisnis kamu tidak mengalami hal serupa, sudah saatnya kamu menerapkan strategi blue ocean untuk memperbesar peluang kesuksesan bisnis.

Hal ini bertujuan agar bisnis mampu menjangkau permintaan konsumen dan memenuhi rasa penasaran maupun juga dengan keinginan konsumen akan sebuah terobosan baru yang mungkin dianggap lebih menarik dan bermanfaat bagi mereka.

Jika Anda menginginkan contoh konkrit dari strategi yang disebut dengan blue ocean ini, maka cobalah untuk melihat produk ciptaan Steve Jobs yang mendunia yaitu Apple.

Apple menciptakan produknya yang disebut dengan ipod yang merupakan sebuah terobosan baru dalam industri musik dengan menggunakan sistem digital.

Dikatakan produk yang benar-benar baru karena dahulu hampir semua industri musik masih bersaing dalam pangsa pasar tradisional yaitu menggunakan kaset ataupun CD.

Dianggap masih belum efisien, Apple pun menciptakan dunia musik digital yang langsung melejit dan banyak sekali konsumen yang meninggalkan cara konvensional dalam menikmati musik.

Ada berbagai macam cara yang dapat digunakan untuk mampu menjalanlankan teknik strategi blue ocean jika Anda tertrik untuk mencobanya sebagai berikut:

  1. ELIMINASI

Dalam setiap bisnis pasti ada elemen-elemen yang sebenarnya dianggap baik namun tidak berguna bagi masyarakat.

Oleh sebab itu, Anda harus mengeliminasinya sehingga mampu lebih memaksimalkan fitur ataupun bagian yang tersedia.

Mungkin terkadang Anda memikirkan jika memang benar bahwa elemen tersebut tidak ada gunanya hanya saja karena faktor kebiasaan, fitur tak berguna itu pun juga ditawarkan kepada konsumen.

Tidak perlu Anda merasa kehilangan atau merasa ada yang kurang jika menghilangkan produk itu karena Anda justru bisa lebih menonjolkan karakter dari produk utama yang menjadi primadona dari bisnis Anda.

  1. MENGURANGI

Mengurangi berbeda dengan mengeliminasi karena arti mengurangi bukanlah menghilangkan produk tersebut atau berbagai fitur yang tidak berguna.

Jika Anda tidak ingin menghuilangkan fitur yang tak berguna itu seluruhnya, maka setidaknya Anda bisa menguranginya di bawah standar industri sehingga pengeluaran juga akan lebih hemat.

Fitur yang sebenarnya tidak memberikan banyak kontribusi sekaligus nilai pada masyarakat sebaiknya benar-benar dieliminasi sehingga bisnis menjadi lebih terarah sekaligus menghasilkan keuntungan yang lebih baik dibandingkan dengan usaha lainnya.

  1. MENINGKATKAN

Setelah mengurangi fitur yang dianggap kurang memberikan manfaat, maka selanjutnya Anda harus meningkatkan standar dan juga fitur yang memiliki nilai cukup tinggi sekaligus bermanfaat bagi para pelanggan meskipun sebenarnya fitur tersebut telah ditawarkan oleh para kompetitor Anda yang lain.

Hanya saja inilah sebuah peluang untuk Anda membuat sebuah pembeda dari produk Anda dibandingkan dengan produk lainnya.

  1. MENCIPTAKAN

Disini Anda bukan hanya dituntut untuk melakukan inovasi dari produk yang sudah ada sebelumnya melainkan juga harus menciptakan sesuatu yang baru sebagai sebuah terobosan yang mampu memikat hati para konsumen.

Ciptakan sebuah fitur yang mampu memberikan nilai dan manfaat lebih pada konsumen agar usaha yang Anda buat benar-benar diterima oleh masyarakat luas.

  1. BUATLAH SLOGAN YANG UNIK

Untuk mempatenkan produk yang Anda miliki, maka sebaiknya Anda menciptakan logo maupun juga slogan unik dan cukup berkesan bagi para pelanggan.

Bahkan bila slogan dinilai sangat bagus, maka mereka akan selalu mengenangnya jangka panjang dan bila mereka melihat slogan tersebut, maka mereka akan langsung teringat pada bisnis Anda.

Jadi, siapkah kamu membuat pangsa pasar sendiri dan menerapkan strategi blue ocean secara tepat?

Wujudkan rencana bisnismu sesegera mungkin agar tidak didahului oleh para kompetitor, ya.

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

Potensi Bisnis Makanan Halal dalam Masa Pandemi Covid-19

Bertahan Di masa Pandemi, UMKM Beralih Ke Penjualan Online